Tekno  

Apa Arti Agus Takut Bu, Paling Sering Muncul di tempat Komentar Instagram Ivan Gunawan

Apa Arti Agus Takut Bu, Paling Sering Muncul di dalam tempat Komentar Instagram Ivan Gunawan

www.breaknews.web.id – Netizen baru-baru ini banyak meninggalkan komentar “Agus takut bu” pada kolom balasan unggahan Ivan Gunawan. Mencuri perhatian, berikut penjelasan lengkap mengenai apa arti Agus takut bu yang popular di tempat media sosial.

Komentar Agus takut bu ini adalah tren baru dalam media sosial yang dimaksud digunakan oleh netizen yang dimaksud terkejut mengamati unggahan lucu, unik atau tidaklah biasa pada Instagram, X atau TikTok.

“Agus takut bu” ini secara harfiah berarti individu anak laki-laki bernama Agus yang mana merasa takut terhadap ibunya. Dalam konteks media sosial, komentar yang disebutkan kerap kali digunakan sebagai reaksi humoris terhadap sesuatu yang mana dianggap unik atau tak biasa.

Komentar yang disebutkan pertama kali muncul di tempat tahun 2023. Saat itu manusia netizen mengunggah cuplikan film “Rahasia Seorang Ibu” yang digunakan tayang di dalam tahun 1977 ke TikTok.

Dalam video yang tersebut diunggah ini nampak manusia anak laki-laki bernama Agus yang digunakan sedang makan di malam hari sama-sama ibunya. Tiba-tiba, Agus mengungkapkan rasa laparnya dengan bilang, “Agus lapar bu”.

Netizen lalu menimbulkan versi editan dari cuplikan tersebut, dialog “Agus lapar bu” ini lalu diganti menjadi “Agus takut bu”. Editan ini pun menjadi ramai di tempat TikTok, dan juga kemudian menyebar ke media sosial lainnya, termasuk Instagram juga X.

Komentar “Agus takut bu” rutin kali digunakan untuk mengekspresikan rasa takut atau ngeri terhadap sesuatu yang mana dianggap tidak ada biasa ini. Misalnya, pada waktu mengamati video yang digunakan aneh atau menyeramkan, netizen meninggalkan komentar “Agus takut bu” sebagai reaksi humoris.

Di beberapa unggahan Instagram Ivan Gunawan, netizen kerap meninggalkan komentar “Agus takut bu” ini. Namun, apa arti Agus takut bu ini bisa saja digunakan tergantung pada konteks kalimat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *