Diminta Ganti Rugi Rp8,1 Miliar Korban CPNS Bodong, Nia Daniaty Ketakutan

Diminta Ganti Rugi Rp8,1 Miliar Korban CPNS Bodong, Nia Daniaty Ketakutan

www.breaknews.web.id – Nia Daniaty bereaksi usai Pengadilan Negeri Ibukota Indonesia Selatan mengabulkan gugatan ganti merugi Rp8,1 miliar oleh korban penggelapan CPNS bodong putrinya, Olivia Nathania atau Oi. Ia segera mengajukan permohonan bantuan hukum dari pengacara Otto Hasibuan.

“Nia ngeluh ke saya. Nia kan sahabat saya, udah seperti keluarga,” ungkap Otto Hasibuan di dalam kawasan Slipi, Jakarta, Kamis (21/12/2023).

Otto Hasibuan kemudian menceritakan bagaimana Nia Daniaty ketakutan usai bergabung diminta menanggung kerugian korban CPNS bodong dari perbuatan Oi. Ia khawatir rumahnya secara tiba-tiba disita pengadilan kalau tidaklah memenuhi isi putusan.

Olivia Nathania, putri Nia Daniaty pelaku penipuan berkedok rekrutmen CPNS. (Suara.com/Alfian Winanto)
Olivia Nathania, putri Nia Daniaty pelaku penyalahgunaan berkedok rekrutmen CPNS. (Suara.com/Alfian Winanto)

“Dia takut, gara-gara denger katanya nanti rumah beliau mau dieksekusi. Apakah saya harus jual rumah? Katanya gitu,” beber Otto Hasibuan.

Iba mengamati Nia Daniaty ketakutan, Otto Hasibuan pun bersedia memberi bantuan hukum ke sang artis. Ia berani menjamin bahwa Nia tidaklah perlu mengambil bagian membayar ganti merugikan ke korban CPNS bodong.

“Ya saya bilang ke Nia, ‘Kamu nggak perlu takut. Kamu nggak punya kewajiban hukum apa pun pada persoalan hukum ini’,” jelas Otto Hasibuan.

Ayah Yakup Hasibuan atau mertua Jessica Mila, Otto Hasibuan pada waktu ditemui di dalam kawasan Sudirman, Ibukota Indonesia Selatan, Selasa (28/11/2023) [Suara.com/Tiara Rosana].
Ayah Yakup Hasibuan atau mertua Jessica Mila, Otto Hasibuan ketika ditemui dalam kawasan Sudirman, Ibukota Selatan, Selasa (28/11/2023) [Suara.com/Tiara Rosana].

“Nia tiada mempunyai kaitan apa pun dengan persoalan hukum ini. Oi kan telah punya suami kemudian sudah ada berdiri sendiri, jadi perbuatan hukum beliau tidak ada lagi jadi tanggung jawab Nia,” sambung mertua Jessica Mila itu.

Otto Hasibuan juga siap memberi pendampingan hukum terhadap Nia Daniaty andai kelak ada pihak-pihak yang mana coba melakukan teror berhadapan dengan putusan ganti merugikan Rp8,1 miliar tersebut.

“Saya beritahukan terhadap semua pihak, kalau ada persoalan menyangkut Oi, jangan dibawa-bawa terhadap Nia. Jangan ada yang digunakan mencoba menteror atau mengintimidasi Nia,” kata Otto Hasibuan.

“Saya terus terang aja akan membela beliau sekuat tenaga kalau ada yang tersebut mengganggu dia,” imbuhnya.

Sebagai pengingat, Olivia Nathania serta Rafly Novianto Tilaar dilaporkan ke Polda Metro Jaya melawan penggelapan berkedok seleksi CPNS pada September 2021. Saat itu, ada 225 korban yang tersebut melapor dengan total kerugian mencapai Rp9,7 miliar.

Buntut laporan korban, Olivia Nathania ditetapkan sebagai terdakwa lalu sudah ada dijatuhi hukuman tiga tahun penjara. Sementara Rafly Novianto Tilaar dibebaskan dari segala tuduhan oleh sebab itu minimnya bukti keterlibatan di praktek penipuan CPNS bodong.

Selain laporan polisi, para korban CPNS bodong juga mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Ibukota Indonesia Selatan. Tak cuma Olivia Nathania, dia turut menggugat Rafly Novianto Tilaar serta Nia Daniaty untuk membayar ganti kehilangan senilai Rp8,1 miliar.

Oleh Pengadilan Negeri Ibukota Indonesia Selatan, gugatan korban CPNS bodong dikabulkan pada Rabu (13/12/2023) kemarin. Hakim mengabulkan permohonan para korban untuk menuntut ganti kerugian dari Olivia Nathania, Rafly Novianto Tilaar juga Nia Daniaty.

“Menghukum para tergugat secara tanggung renteng, untuk mengatasi uang milik para penggugat beberapa jumlah Rp8 miliar 199 jt 500 ribu,” kata hakim ketua ketika membacakan amar putusan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *