Bola  

Hasil Kompetisi Italia: Tahan Imbang Juventus, Inter Milan Tetap Pimpin Klasemen

Hasil Kompetisi Italia: Tahan Imbang Juventus, Inter Milan Tetap Pimpin Klasemen

www.breaknews.web.id – Inter Milan masih tetap memperlihatkan unggul dua poin berhadapan dengan Juventus di dalam puncak klasemen Turnamen Italia pasca Lautaro Martinez mengemas gol penyama kedudukan di dalam Allianz Stadium, Turin, Hari Senin (27/11/2023) dini hari WIB

Gol pemain Argentina itu menciptakan pertandingan melawan Juventus yang dimaksud menjadi pesaing terdekat yang disebutkan berakhir 1-1.

Martinez menyambar umpan silang mendatar Marcus Thuram pada menit ke-33, pasca sebelumnya membuka ruang di dalam sayap kanan bersatu mitranya di dalam lini depan itu.

Gol ke-15 Martinez di area semua kompetisi musim ini menimbulkan Inter menyamakan skor enam menit pasca Dusan Vlahovic mengakhiri puasa golnya selama dua bulan dengan penyelesaian sejenis dalam Stadion Allianz, Turin.

Hasil imbang itu mengakhiri rentetan enam kemenangan beruntun di area semua kompetisi bagi Inter. Nerazzurri sekarang ini menjadi favorit untuk memenangi scudetto ke-20 mereka, untuk mengungguli rival sekota AC Milan, yang digunakan juga sudah mengoleksi 19 gelar kejuaraan juara liga.

“Kami tahu bukan akan mudah mencetak gol pada kandang Juventus, namun pasca berada di kondisi tertinggal regu mampu bertahan pada pertandingan dan juga kami mencetak gol bagus,” kata instruktur Inter Simone Inzaghi seperti dikutipkan AFP seperti dimuat Antara.

Pasukan Inzaghi akan menjalani sejumlah tes berat di tempat mana mereka akan melakukan lawatan ke markas Benfica di area Turnamen Champions pada Rabu (29/11) mendatang, sebelum berhadapan dengan tim Napoli di dalam Naples pada Mingguan (3/11).

Tim tangguh

Para petinggi Inter berulang kali mengungkapkan bahwa Juventus merupakan favorit untuk memenangi penghargaan sebab Bianconerri tidak ada memiliki komitmen di dalam kompetisi Eropa, namun selain gol kelima Vlahovic pada musim ini, pasukan Massimiliano Allegri relatif tidak ada berbagai menebar ancaman.

Tim tamu tak diperkuat bek Benjamin Pavard juga Alessandro Bastoni, namun mereka tiada mempunyai sejumlah kesulitan berarti untuk meredam serangan-serangan Juventus yang relatif mudah diprediksi.

Babak pertama yang digunakan berlangsung menarik disertai dengan penampilan membosankan pada fase kedua, dengan banyaknya mengkritik dan juga pelanggaran.

“Ini adalah hasil yang bagus. Kami tentu cuma ingin menang, namun mereka itu adalah pasukan yang digunakan tangguh untuk dihadapi,” kata gelandang Juventus Adrien Rabiot.

Rabiot mengakui bahwa Juventus cukup terobsesi memenangi gelar, walaupun Allegri berulang kali menyatakan bahwa tujuannya adalah lolos ke Kejuaraan Champions musim depan.

“Tentu sekadar kami berbicara mengenai memenangi scudetto dalam ruang ganti. Kami adalah atlet hebat, kami harus menyadarinya… Saya percaya kami mampu melakukannya,” ujar pemain internasional Prancis itu.

Gol Dybala

Paulo Dybala merasakan keinginan untuk membungkam para pembencinya pasca membantu Amerika Serikat Roma naik ke tempat kelima dengan gol kedua yang mana menentukan, ketika merekan menang 3-1 berhadapan dengan Udinese.

Dybala menyebabkan Roma mengatur 2-1 pada waktu pertandingan tinggal menyisakan sembilan menit pada Stadio Olimpico, setelahnya melakukan kerja mirip apik dengan Romelu Lukaku. Sedangkan Stephan El Shaarawy melengkapi gol ketiga Roma pada menit terakhir.

Itu merupakan gol ketiga Dybala pada kancah liga kemudian gol pertamanya sejak sepasang gol yang mana dibukukannya ke gawang Empoli pada pertengahan September. Ia melakukan perayaan gol dengan meletakkan jari di dalam depan bibirnya sebagai simbol membungkam para pengkritiknya.

“Saya berupaya untuk memberikan kembali semua cinta yang diberikan orang-orang untuk saya. Saya ingin mengukir sejarah di tempat di lokasi ini dengan memenangi trofi, ini adalah waktu malam yang tersebut bagus,” kata penyerang Argentina itu.

Gol Dybala membantu Roma hanya saja berselisih tiga poin dari pasukan peringkat keempat Napoli, yang dimaksud pada waktu ini menghuni spot Kompetisi Champions terakhir. Giallorossi memaksimalkan kekalahan Atalanta dan juga Fiorentina pada Hari Sabtu untuk melampaui kedua pasukan tersebut.

Udinese belaka unggul satu poin di tempat berhadapan dengan zona degradasi, sedangkan Empoli berada di tempat tiga terbawah setelahnya Sassuolo memberikan kekalahan 3-4 bagi mereka.

Kekalahan itu menyebabkan Empoli turun ke tempat ke-18, selevel 10 poin dengan Cagliari, yang tersebut pergi dari dari zona merah menyusul hasil imbang 1-1 merek dengan Monza pada Minggu.

Ilario Monterisi menghadirkan Frosinone naik ke kedudukan kesepuluh berkat gol penentu kemenangannya pada menit ke-92, ketika berhadapan dengan sesama regu pemasaran Genoa, yang berada di area sikap ke-15 setelahnya menelan kekalahan ketujuh mereka itu musim ini.

Hasil Turnamen Italia, Mingguan (26/11/2023) :

Cagliari vs Monza 1-1
Empoli vs Sassuolo 3-4
Frosinone vs Genoa 2-1
AS Roma vs Udinese 3-1
Juventus vs Inter Milan 1-1.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *