Kementerian BUMN Tunjuk Wahyu Setyawan Masuk Jajaran Komisaris IFG

Kementerian BUMN Tunjuk Wahyu Setyawan Masuk Jajaran Komisaris IFG

www.breaknews.web.id – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan penambahan susunan Dewan Komisaris baru PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia atau IFG Group.

Kementerian BUMN resmi menunjuk Wahyu Setyawan sebagai komisaris baru yang mana dijalankan lewat Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-3/MBU/01/2024 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia tanggal 3 Januari 2024.

Sekretaris Korporasi IFG, Oktarina Dwidya Sistha menyampaikan tindakan ini diyakini akan menambah semangat baru IFG pada melakukan langkah-langkah metamorfosis strategis, pengembangan industri juga tata kelola perusahaan.

“Dengan komposisi baru ini, IFG optimis dapat menguatkan kolaborasi dengan stakeholders maupun publik, pada upaya meningkatkan kinerjanya dan juga melaksanakan berbagai peran penting yang diberikan oleh Pemerintah,” ucapannya di keterangan resmi, Rabu (3/1).

Sistha mengungkapkan, salah satu peran penting yang dimaksud adalah melakukan tranformasi perusahaan melalui penguatan tata kelola juga implementasi manajemen risiko yang tersebut kuat dan juga terintegrasi sehingga mengakibatkan dampak terhadap penguatan di area sektor keuangan non-bank khususnya asuransi, penjaminan juga investasi.

Adapun susunan Dewan Komisaris IFG menjadi:

  1. Fauzi Ichsan: Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen
  2. Hotbonar Sinaga: Komisaris Independen
  3. Masyita Crystallin: Komisaris
  4. Sumiyati: Komisaris
  5. Nasrudin: Komisaris
  6. Wahyu Setyawan: Komisaris

Untuk diketahui, sebelumnya Wahyu Setyawan merupakan Staf Ahli Area Penerapan Kebijakan Vital Kementerian BUMN juga pernah menjadi Asisten Deputi Area Peraturan Perundang-Undangan (2020-2021), kemudian Kepala Bagian Peraturan Perundang-Undangan (2015-2020) di area Kementerian BUMN. 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *