Melihat Ketidakpastian Global pada 2024, OJK Minta Hal Ini adalah ke Industri Asuransi

Melihat Ketidakpastian Global pada 2024, OJK Minta Hal Ini adalah adalah ke Industri Asuransi

www.breaknews.web.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan ketidakpastian dunia usaha global akan berdampak pada sektor perasuransia dalam Tanah Air. Untuk itu, regulator memohonkan agar bidang asuransi mampu memitigasi hal yang dimaksud dengan optimal.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan juga Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono menyampaikan di dalam 2024 tekanan suku bunga acuan dalam negara maju berpotensi lebih tinggi rendah melebihi 2023.

Sementara itu, kata dia, dari perspektif domestik tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif stabil di dalam kisaran 5% meskipun dihadapkan peluang tekanan kinerja ekspor dengan tren penurunan nilai komoditas.

“Namun demikian secara umum risiko geopolitik masih cenderung tinggi khususnya menjauhi penyelenggaraan pilpres dalam beberapa negara termasuk di dalam Indonesia,” ucapannya pada seminar LPPI secara virtual, Hari Jumat (22/12).

Ogi menjelaskan, mengawasi kondisi dunia usaha global yang disebutkan pihaknya mengajukan permohonan pelaku lapangan usaha jasa keuangan waspada untuk mengantisipasi peluang skenario terburuk dan juga risiko ketidakpastian yang mana cukup tinggi.

“Khusus untuk sektor bidang asuransi dampak kemungkinan ketidakpastian perlu dimitigasi secara optimal melalui penyelenggaraan secara prudent dan didukung dengan fungsi manajemen risiko yang tersebut efektif,” jelasnya.

Ogi menyebutkan, lapangan usaha asuransi diminta melakukan beberapa hal ini  yaitu penerapan tarif premi ditingkat yang mana wajar, penerapan proses underwriting yang digunakan baik juga benar.

“Selanjutnya, pembentukan cadangan teknis yang digunakan memadai kemudian pengelolaan penanaman modal yang didukung dengan aset liability managament,” terangnya.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *