OJK Sebut Ini Soal OCBC NISP Akuisisi Bank Commonwealth

OJK Sebut Ini Soal OCBC NISP Akuisisi Bank Commonwealth

www.breaknews.web.id –

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik rencana akuisisi PT OCBC NISP Tbk. (NISP) atas PT Bank Commonwealth (PTBC). Seperti diketahui, OCBC Indonesia telah dilakukan terjadi meneken perjanjian perdagangan kemudian juga pembelian saham dengan Commonwealth Bank Australia (CBA), dalam tempat mana OCBC Indonesia akan membeli 99,00% saham CBA pada PTBC.

Adapun estimasi nilai rencana transaksi akuisisi PTBC oleh OCBC Indonesia adalah sebesar Rp2,2 triliun. Selain itu, OCBC Indonesia bermaksud untuk mengakuisisi sisa 1% saham PTBC dari pemegang saham minoritas.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan akuisisi ini dijalani secara sukarela yakni business to business. Selain itu, rencana ini juga sejalan dengan strategi perusahaan CBA untuk pemulihan pasca pandemi Covid-19. Selain itu, rencana ini sejalan pula dengan strategi Bank OCBC untuk untuk pengembangan lalu penguatan industri pada tempat Indonesia.

“OJK menyambut baik rencana akuisisi tersebut. Hal ini juga merupakan langkah konkret untuk memperkuat kebijakan OJK terkait konsolidasi perbankan secara sukarela dalam rangka untuk memperkuat daya saing perbankan, menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia, lalu meningkatkan kontribusi perbankan dalam menggerakkan pertumbuhan kegiatan sektor ekonomi Indonesia yg tinggi, merata, lalu berkelanjutan,” ujar Dian saat dihubungi CNBC Indonesia, Jumat (17/11/2023).

Secara khusus, kata dia, akuisisi ini diharapkan akan meningkatkan kredit konsumer serta UMKM dalam Indonesia.

Sementara itu, PTBC menyebut tim manajemennya akan bekerja sejenis dengan OCBC Indonesia dalam beberapa bulan ke depan. Ini guna melakukan konfirmasi penyelesaian jualan serta transisi dengan lancar, yang dimaksud dimaksud diharapkan akan terlaksana pada kuartal kedua atau ketiga tahun 2024.

PTBC menyebut pemasaran saham ini sejalan dengan strategi CBA untuk menjadi lebih besar lanjut efisien kemudian lebih tinggi tinggi baik dengan berfokus pada perusahaan domestik dalam dalam Australia lalu New Zealand. Hal ini juga mengikuti perdagangan beberapa saham international, termasuk PT Commonwealth Life dalam Indonesia, BoCommLife, juga 10% saham pada tempat Bank Hangzhou di dalam area Cina.

“Kami dengan gembira menyambut kehadiran OCBC Indonesia sebagai calon pemegang saham mayoritas baru lalu akan bekerja sejenis dengan OCBC Indonesia untuk menjamin kelancaran penyelesaian jualan kemudian masa transisi. Hingga perdagangan selesai, kegiatan perusahaan akan terus berjalan seperti biasa bagi nasabah serta karyawan kami, kemudian juga kami akan terus memberikan layanan perbankan berkualitas tinggi kepada nasabah PTBC,” ujar Presiden Direktur PTBC Lauren Sulistiawati dalam keterangan resminya, Kamis (16/11/2023).

Artikel Selanjutnya Emiten Pelayaran Ini Minjam Rp 154,7 M, Ternyata Buat Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *