Olga Lydia Angkat Bicara Mengenai Penangkapan Saipul Jamil: Itu Serem Banget

Olga Lydia Angkat Bicara Mengenai Penangkapan Saipul Jamil: Itu Serem Banget

www.breaknews.web.id – Selain Deddy Corbuzier, artis lain yang turut memberi komentar mengenai Saipul Jamil ditangkap secara brutal oleh polisi adalah Olga Lydia.

Dia mengaku penasaran dengan prosedur penangkapan seseorang yang tersebut sudah menjadi target operasi narkotika.

Olga Lydia angkat bicara mengenai video penangkapan Saipul Jamil (Twitter)
Olga Lydia angkat bicara mengenai video penangkapan Saipul Jamil (Twitter)

Rasa Penasaran nya yang disebutkan diungkap melalui media sosial X atau yang dulu dikenal dengan Twitter. Di situ ia menulis menilai para polisi terlalu brutal ketika menangkap pedangdut Saipul Jamil.

“Barusan lihat video penangkapan Saipul Jamil, brutal banget ya. Gimana sih prosedur TO narkoba?” tulis Lydia memulai tulisannya.

Perempuan yang turut membintangi film Ave Maryam itu, mengaku seram pasca mengawasi para polisi menangkap lelaki yang dimaksud juga disapa Bang Ipul tersebut.

Apa lagi para petugas polisi terlihat menggunakan pakaian preman pada waktu menangkap Saipul Jamil.

“Itu serem banget, gimana kita yakin merekan polisi? Apa nggak ada surat Penangkapan? Atau nunjukin kartu anggota?” tuturnya.

Olga pun membandingkan dengan polisi Amerika yang dimaksud mana bila bukan sesuai sesuai dengan standart penangkapan maka orang yang dimaksud mampu dilepas.

“Di Amerika nggak sesuai SOP, gagal nyebutin Miranda’s right lepas orgnya,” tutup Olga.

Saipul Jamil diborgol dan juga diseret beberapa orang orang dalam kawasan Daan Mogot, Ibukota Indonesia Barat, hari terakhir pekan (5/1/2024). Namun belum diketahui persoalan hukum apa yang dimaksud menimpa pedangdut 43 tahun tersebut. [istimewa]
Saipul Jamil diborgol kemudian diseret beberapa orang orang di area kawasan Daan Mogot, DKI Jakarta Barat, Hari Jumat (5/1/2024). Namun belum diketahui tindakan hukum apa yang dimaksud menimpa pedangdut 43 tahun tersebut. [istimewa]

Unggahan itu pun direspon oleh beberapa pengikutnya. Mereka pun mempertanyakan hal yang digunakan serupa mengenai SOP polisi di menangkap orang target operasi.

“Bener di area di sini polisi kalau mau nangkap apa bawa surat perintah penangkapan seperti di dalam film-film ya? Kok nampaknya kalau mau nangkap ya tangkap aja. Memang gitu ya prosedurnya? mohon pencerahannya saya orang yang awam tentang hukum yang digunakan berlaku pada Indonesia,” tulis salah satu warganet.

“Harus pakar hukum nih yang tersebut memberi pencerahan dalam X land agar rakyat paham hukum. Kita dalam Indonesia dari kecil bukan diajarkan tentang hukum yang dimaksud berlaku. Minimal hak kemudian kewajiban yang tersebut mendasar pada bernegara, beda dengan Amerika polisi tiada boleh sembarangan menggeledah rumah atau menangkap tanpa surat yang mana resmi,” sambung warganet lainnya.

Saipul Jamil ketika dibawa pergi dari dari Mapolsek Tambora, Ibukota Indonesia Barat, hari terakhir pekan (5/1/2024) malam. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Saipul Jamil pada waktu dibawa pergi dari dari Mapolsek Tambora, Ibukota Barat, hari terakhir pekan (5/1/2024) malam. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Seperti diketahui Saipul Jamil ditahan setelahnya dugaan asistennya menjadi target operasi narkotika Polsek Jelambar.

Penangkapan Saipul Jamil menjadi popular pasca beberapa videonya beredar di tempat media sosial. Bahkan trending di area hampir sistem media sosial.

Polisi pun membantah tudingan rakyat pihaknya yang mana menangkap Saipul Jamil bukan sesuai SOP. Mereka juga membantah anggotanya yang melakukan kata-kata kasar terhadap Saipul Jamil.

Kabarnya oknum yang tersebut mengeluarkan kata-kata kasar itu adalah warga sipil yang tersebut ingin menangkap orang di dalam di mobil tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *