Bola  

Shin Tae-yong Tak Gentar dengan Kekuatan Irak, Timnas Indonesia akan Menampilkan Permainan Terbaik

Shin Tae-yong Tak Gentar dengan Kekuatan Irak, Timnas Indonesia akan Menampilkan Permainan Terbaik

www.breaknews.web.id – Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong tidaklah gentar dengan kekuatan Irak yang merupakan tim peringkat 68 dunia menjauhi pertemuan keduanya pada laga perdana kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua di area Stadion Internasional Basra, Irak, pada Kamis (16/11) pukul 21.45 WIB.

Pada jumpa pers sebelum pertandingan, Rabu waktu setempat, Shin menegaskan tim asuhannya akan menampilkan permainan terbaik walau bermain dalam kandang lawan.

“Irak adalah tim yang mana kuat juga memiliki pemain bagus. Kami akan mencoba yang terbaik dalam permainan,” kata Shin seperti dikutip dari Antara.

Skuad Timnas Indonesia Saat Berlatih pada Stadion Basra International, Irak. (pssi.org)
Skuad Timnas Indonesia Saat Berlatih di area Stadion Basra International, Irak. (pssi.org)

Dikabarkan, 65 ribu fans tuan rumah akan memadati Stadion Internasional Basra. Terkait hal itu, Shin sadar bahwa anak-anak asuhnya akan mendapatkan tekanan dari fans tuan rumah.

Oleh akibat itu, pelatih selama Korea Selatan itu memohonkan Marc Klok dan juga kawan-kawan untuk tampil tanpa beban juga menikmati setiap menit demi menit jalannya laga agar dapat menampilkan performa terbaik.

“Semua fans Asia memiliki semangat, terutama fans Irak. Saya meminta-minta para pemain untuk menikmati pertandingan,” tambahnya.

Tak semata-mata tiada gentar pada kekuatan Irak yang dimaksud bermain di tempat hadapan puluhan ribu suporternya, Shin juga tak memperdulikan statistik head-to-head yang digunakan mengatakan Indonesia kesulitan menghadapi Irak.

Berdasarkan data RSSSF, pertemuan Indonesia melawan Irak nanti menjadi yang tersebut ke-12 sejak kedua negara pertama kali bertemu pada 1968. Dari 11 pertemuan sebelumnya, Irak mendominasi dengan enam kali kemenangan, sedangkan Indonesia hanya sekali mempunyai dua kemenangan dan juga tiga sisa pertemuan berakhir imbang.

“Jujur, saya tidaklah tahu statistik historis. Tapi apa yang terjadi adalah masa lalu, biarlah berlalu. Indonesia sekarang punya pelatih baru yang akan mencoba mengubah sepak bola di tempat sana. Nanti Anda dapat lihat pada pertandingan besok,” tegas Shin yang mana tidak ada peduli dengan statistik pertemuan melawan tim asuhan Jesus Casas tersebut.

Sementara itu, bek timnas Indonesia Jordi Amat yang mana absen pada dua laga melawan Brunei Darussalam di dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran pertama oleh sebab itu cedera mempunyai optimistis yang tersebut mirip dengan sang pelatih.

“Pertandingan kami sulit serta kami akan menghadapi lawan yang dimaksud kuat. Kami akan mencoba mengejutkan mereka. Kami berharap mampu melihat pertandingan yang dimaksud bagus,” ucap mantan pemain Espanyol lalu Swansea City tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *