Tumbuh 2,49%, Aset Industri Asuransi Tembus Mata Uang Rupiah 1.128 Billion Hingga Maret 2024

Tumbuh 2,49%, Aset Industri Asuransi Tembus Mata Uang Rupiah 1.128 Billion Hingga Maret 2024

www.breaknews.web.id – . Otoritas Jasa (OJK) Keuangan mencatatkan aset bidang asuransi mengalami peningkatan positif pada triwulan pertama 2024.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian Penjaminan juga Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, mengungkapkan aset sektor asuransi mencapai Simbol Rupiah 1.128,86 triliun hingga Maret 2024.

“Naik 2,49% year on year (yoy) dari tempat yang digunakan sebanding tahun sebelumnya yaitu Rupiah 1.101,47 triliun,” ujar Ogi di konferensi pers RDK OJK, Hari Senin (13/5).

Jika dirincikan, untuk asuransi komersial yang digunakan terdiri dari asuransi jiwa serta asuransi umum juga reasuransi mencatatkan total asetnya sebesar Rupiah 909,04 triliun atau naik 3,04% yoy. 

Hal yang disebutkan didukung oleh kinerja asuransi komersial dalam bentuk akumulasi pendapatan premi yang mana naik 11,80% yoy menjadi Simbol Rupiah 87,77 triliun pada Maret 2024.

Ogi menambahkan, untuk permodalan bidang asuransi komersial mencatatkan tingkat Risk Based Capital (RBC) yang tersebut solid pada melawan ambang batas ketentuan regulator yaitu 120%. 

Rinciannya, untuk asuransi jiwa sebesar 448,76% dan juga asuransi umum dan juga reasuransi sebesar 335,97%.

Sementara untuk asuransi non komersil yang mana terdiri dari aset BPJS Aspek Kesehatan (badan dan juga inisiatif jaminan kondisi tubuh nasional) serta BPJS Ketenagakerjaan (badan, jaminan  kecelakaan kerja, jaminan kematian, atau jaminan kehilangan pekerjaan) serta  kegiatan asuransi ASN, TNI, lalu POLRI terkait acara jaminan kecelakaan kerja kemudian jaminan kematian, tercatat total asetnya mencapai Mata Uang Rupiah 219,82 triliun atau belaka bertambah 0,27% yoy.  



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *