Wall St Tergelincir Menjelang Risalah Rapat The Fed pada Siklus Desember

Wall St Tergelincir Menjelang Risalah Rapat The Fed pada Siklus Desember

www.breaknews.web.id – Wall Street turun pada perdagangan Rabu (3/1), penanam modal menanti risalah rapat The Fed bulan Desember yang dimaksud dapat memberikan petunjuk tentang tingkat suku bunganya.

Melansir Reuters, pukul 10.08 waktu setempat, Dow Jones Industrial Average turun 164,45 poin atau 0,44% pada 37.550,59, S&P 500 turun 22,00 poin atau 0,46% pada 4.720,83, dan juga Nasdaq Composite turun 91,78 poin atau 0,62% pada 14.674,16.

Sembilan dari 11 sektor S&P 500 diperdagangkan pada zona merah, dengan sektor material lalu real-estate menjadi pemimpin penurunan.

Wall Street memulai tahun baru dengan catatan suram pada hari Selasa (2/1). Saham Apple dan juga perusahaan-perusahaan dengan pertumbuhan tinggi berada di dalam bawah tekanan dari imbal hasil yang mana lebih besar tinggi, menghentikan reli yang tersebut melepuh di dalam bursa saham.

Pekan lalu, indeks S&P 500 mendekati level penutupan tertinggi sepanjang masa lantaran para pemodal memperkirakan penurunan suku bunga yang digunakan agresif tahun ini menyusul tanda-tanda penurunan inflasi.

Saham-saham megapitalisasi yang tersebut sensitif terhadap suku bunga melanjutkan penurunannya pada hari Rabu ini. Dengan saham Nvidia, Apple kemudian Tesla turun antara 0,6% lalu 3,8%, dikarenakan imbal hasil US Treasury 10-tahun naik untuk pembukaan keempat berturut-turut menjadi 3,968%.

“Penurunan kemarin, hari ini dan juga kemungkinan besar untuk beberapa minggu ke depan, adalah hasil dari orang-orang yang tersebut mengunci keuntungan serta mempertimbangkan kembali apa narasinya – apakah suku bunga benar-benar akan turun lima atau enam kali seperti yang dimaksud terlihat sebagai narasi pada akhir tahun lalu?” kata Ken Polcari, managing partner dalam Kace Capital Advisors.

Risalah rapat The Fed bulan Desember dijadwalkan akan dirilis pada pukul 14:00 waktu setempat. Di mana dapat memberikan rincian mengenai arah bank sentral terhadap penurunan suku bunga.

Sementara itu, The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada bulan Januari, dengan potensi 65,7% untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam bulan Maret, sesuai dengan CME FedWatch Tool.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *