Wall Street Menguat Pada Rabu (22/11) Karena Harapan Siklus Kenaikan Bunga Berakhir

Wall Street Menguat Pada Rabu (22/11) Karena Harapan Siklus Kenaikan Bunga Berakhir

www.breaknews.web.id – Angka utama Wall Street dibuka lebih banyak tinggi pada hari Rabu. Menguatkan Wall Street dibantu oleh ramalan bahwa Federal Reserve sudah mencapai akhir dari kenaikan suku bunganya. Sementara para peniaga menilai kumpulan data ekonomi terbaru.

Rabu (22/11) pukul 21.32 WIB, Dow Jones Industrial Average menguat 0,38% ke 35.221. Angka S&P 500 menanjak 0,51% ke 4.561. Sedangkan Nasdaq Composite naik 0,82%.

Wall Street menguat kembali pada bulan November. Ukuran S&P 500 hampir mencapai level tertingginya tahun ini, lantaran tanda-tanda meredanya naiknya harga meningkatkan prakiraan bahwa The Fed sudah ada selesai meninggikan suku bunga.

Indeks acuan lalu Nasdaq yang digunakan sarat teknologi, mengakhiri kenaikan lima sesi berturut-turut pada hari Selasa (21/11) setelahnya risalah rapat Fed terbaru menunjukkan pendekatan hati-hati para pengambil kebijakan terhadap kebijakan moneter membebani optimisme seputar prospek penurunan suku bunga awal tahun depan.

Data menunjukkan klaim pengangguran awal mencapai 209.000 untuk pekan yang digunakan berakhir 18 November, lebih tinggi rendah dari perkiraan klaim 226.000 pada jajak pendapat para ekonom Reuters. Sementara itu, pesanan barang tahan lama (durable goods) mencatat penurunan lebih banyak besar dari perkiraan sebesar 5,4% dalam bulan Oktober.

Imbal hasil obligasi US Treasury 10-tahun yang digunakan menjadi acuan turun menjadi 4,39%.

“Kami telah mulai mengawasi (reli akhir tahun). Tiga hambatan yang dimaksud adalah nilai tukar energi yang tersebut lebih besar tinggi, imbal hasil Treasury yang digunakan lebih besar tinggi, lalu dolar yang tersebut tambahan kuat, juga selama tiga minggu terakhir, semua hambatan yang dimaksud sekarang menjadi penarik,” kata kata Art Hogan, kepala strategi pangsa dalam B Riley Wealth untuk Reuters.

Para penjual hampir sepenuhnya memperhitungkan kemungkinan The Fed mempertahankan suku bunga tiada berubah pada bulan Desember. Sekitar 31% trader bertaruh pada kemungkinan penurunan suku bunga segera pada bulan Maret, menurut Fedwatch CME Group.

Nvidia, nama megacap terakhir yang mana melaporkan hasil kuartalannya, memperkirakan pendapatan keseluruhan dalam melawan target Wall Street. Tetapi Nvidia menyampaikan peringatan pembatasan ekspor Negeri Paman Sam dapat menyebabkan penurunan tajam perdagangan kuartal keempat pada Tiongkok.

Investor juga memperhatikan perkembangan terkini dalam Open Artificial Intelligence pasca pembuat Asisten Percakapan GPT mencapai kesepakatan agar Sam Nama tokoh kembali sebagai direktur utama beberapa hari setelahnya pemecatannya. Saham pendukung keuangan startup ini, Microsoft, naik 1,3%.

Volume perdagangan yang dimaksud rendah juga mempengaruhi pergerakan bursa menjauhi liburan Thanksgiving pada hari Kamis. Pembacaan akhir indeks sentimen konsumen Universitas Michigan untuk bulan November akan dirilis hari ini.

Di antara saham-saham penggerak utama lainnya, Deere & Co merosot 5,8% sebelum penutupan perdagangan pasca pembuat peralatan pertanian yang dimaksud memperkirakan laba tahun 2024 di dalam bawah perkiraan analis sebab biaya pinjaman yang digunakan tinggi juga anggaran yang dimaksud terbatas menghurangi permintaan. Rekan Caterpillar juga turun 2,7%.

Autodesk tergelincir 6,1% sebab broker memangkas target nilai tukar saham pembuat perangkat lunak desain yang dimaksud menyusul prospek pertumbuhan jangka panjang yang digunakan lemah.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *